Halaman Depan
HRTE Indonesia
HRTE Indonesia 
| HRTE |
Prolog
Istilah ‘empowerment’ selama ini lebih dikenal dalam program pendampingan masyarakat untuk tujuan perubahan perilaku. Dalam konteks manajemen di perusahaan, istilah ini relatif belum lama dikenal, walaupun akarnya dalam teori manajemen sebenarnya sudah berumur puluhan tahun. Berkaitan dengan tantangan dunia usaha, tingkat persaingan yang tinggi saat ini pastinya dihadapi oleh siapa saja yang menjalankan usaha atau individu yang bekerja. Tantangan manajemen dalam meningkatkan kinerja karyawan tidak cukup diatasi hanya dengan bentuk pelatihan (training) semata, inilah yang menjadikan istilah ‘empowerment’ (pemberdayaan) menjadi dipertimbangkan oleh setiap organisasi yang ingin tetap kompetitif. Banyak pilihan yang bisa digunakan oleh organisasi/perusahaan sesuai dengan kebutuhannya untuk mengimplementasikan bentuk pemberdayaan bagi setiap sumber dayanya. Selagi menyadari bahwa “manusia” lah merupakan salah satu sumber daya terpenting dalam keberlangsungan usaha, Untuk itu saatnya mengembangkan aset-aset penting dalam usaha tersebut. Karena manusia merupakan sumber daya yang sangat menentukan apakah sumber daya yang lain akan digunakan secara efektif atau tidak. Tentang HRTE
Motivasi bahwa manusia adalah aset penting, kemudian mendorong PKBI daerah Sumatera Utara sebagai lembaga yang sudah lama bergerak dibidang pemberdayaan membentuk suatu unit kerja yang disebut HRte Indonesia.
PKBI adalah Lembaga Nasional yang berdiri pada tahun 1957, dimana dalam perjalanan organisasi ini focus program kegiatannya adalah pendampingan dan pemberdayaan masyarakat. Adanya permintaan yang lebih luas dari instansi swasta atau perusahaan terhadap lembaga sebagai konsultan, maka dibentuklah unit kerja HRte Indonesia, yang lebih focus pada pelatihan dan pemberdayaan sumber daya manusia di organisasi dan perusahaan. Dibawah naungan sebuah lembaga nasional yang ada di 24 propinsi di Indonesia, Hrte Indonesia tentunya memiliki SDM fasilitator yang berkualitas dalam keahliannya yang bekerja secara profesional, berpengalaman dalam bidang pemberdayaan masyarakat/manusia, memiliki komitmen kemitraan serta akan menjadi mitra kerja organisasi atau perusahaan yang bisa diandalkan. |



